turun gunung
bebunian menyapa airmata
ratapnya tak lagi pada kita
tapi meranggas di tubuh Indonesia
bunianbunian itu
serupa isak tangis
meratap tembunitembuni
siasia melebur ke bumi
asal tanah
pulanglah pada tanah
asal angin
kembali engkau jadi angin
asal air
menjelma pula air
asal lendir
menanah engkau berpunat pada tubir
turun gunung
bebunian merandau hati kita
kecamuknya pilu
merindu asap setanggi
menyidu kemenyan dupa wangi
bunianbunian itu
serupa bara merah nyala
membahang panasnya gelora
yang dari redup
yang dari sirna
wujud sirna
dari hilang yang nyata
wujud diri
dari nutfah dan darah
wujud bangsa
dari tumpuk para jelata
wujud Illahi
dari syahadat semula jadi
turun gunung
bebunian itu
adalah bunianbunian dari kita
yang merasuk
masuk
jadi semangat
yang
kesumat.
YS.Nugraha
Meja Ilmu Gubuk Pikir
0328/11032012

0 Komentar